DETERMINAN PEMBERIAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR SEGAR PADA BALITA DI KEMUKIMAN TEUPIN RAYA KABUPATEN PIDIE
Kata Kunci:
Kata Kunci: Pemberian Konsumsi Buah Segar, Pengetahuan, PendapatanAbstrak
Abstrak: Konsumsi buah dan sayur merupakan bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi balita karena mengandung vitamin, mineral, dan serat yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Namun, konsumsi buah dan sayur pada balita masih tergolong rendah, terutama pada keluarga dengan tingkat pengetahuan dan pendapatan yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan pemberian konsumsi buah dan sayur segar pada balita di Kemukiman Teupin Raya Kabupaten Pidie Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita sebanyak 95 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden tidak memberikan konsumsi buah segar secara rutin pada balita yaitu sebanyak 51 responden (53,7%). Pengetahuan ibu mayoritas berada pada kategori baik sebanyak 44 responden (46,3%), sedangkan pendapatan keluarga mayoritas berada pada kategori kurang sebanyak 49 responden (51,6%). Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik mayoritas memiliki pemberian buah segar pada balita sebanyak 44 responden (100%), sedangkan pendapatan yang kurang mayoritas tidak memberikan buah segar pada balita sebanyak 49 responden (100%). Kesimpulannya, pengetahuan dan pendapatan merupakan determinan penting dalam pemberian konsumsi buah dan sayur segar pada balita.



