FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERKEMBANGAN MENTAL PADA ANAK 3-4 TAHUN DI GAMPONG PULO TU KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE
Kata Kunci:
pengetahuan ibu, perkembangan mentalAbstrak
Perkembangan mental anak usia balita merupakan komponen penting dalam menunjang kemampuan kognitif, emosional, dan sosial anak. Gangguan perkembangan mental yang tidak terdeteksi sejak dini dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap proses belajar dan perilaku anak. Namun, pengetahuan ibu tentang perkembangan mental anak masih terbatas, karena ibu cenderung lebih memahami perkembangan motorik dibandingkan aspek mental. Kondisi ini menunjukkan pentingnya peningkatan pemahaman ibu dalam pemantauan perkembangan mental anak menggunakan skala Yaumil Mimi. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang perkembangan mental menurut skala Yaumil Mimi pada anak 3–4 tahun di Gampong Pulo Tu Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Pidie. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 19–25 November 2025. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak 3–4 tahun sebanyak 33 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil Penelitian: Terdapat hubungan antara sikap ibu (p=0,016), sumber informasi (p=0,000), dukungan keluarga (p=0,005), pekerjaan ibu (p=0,023), dan umur ibu (p=0,006) dengan pengetahuan ibu tentang perkembangan mental anak. Kesimpulan: Sikap, sumber informasi, dukungan keluarga, pekerjaan, dan umur ibu berhubungan secara signifikan dengan pengetahuan ibu mengenai perkembangan mental anak 3–4 tahun. Saran: Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dan pihak terkait untuk memperkuat program edukasi dan skrining perkembangan mental anak usia dini di masyarakat.



